Laman

Kamis, 10 Desember 2015

Mengenali Sifat dan Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam

Perbedaan Nabi dan Rasul - Salah satu rukun iman dalam Islam yaitu mempercayai adanya Nabi dan Rasul atau iman kepada Nabi dan Rasul. Banyak orang Islam yang belum mengetahui perbedaan Nabi dan Rasul tersebut. Sebagian orang menganggap Nabi dan Rasul sama saja, yakni utusan Allah yang diberikan wahyu. Sebenarnya, ada perbedaan yang mendasar antara Nabi dan Rasul tersebut. Perbedaan inilah yang harus di ketahui oleh umat Islam agar lebih beriman lagi kepada Nabi dan Rasul.

Sebelum membahas apa saja perbedaan Nabi dan Rasul, tahukah Anda sebenarnya jumlah Nabi dan Rasul bukan hanya 25 seperti yang kita ketahui. Dalam suatu hadis yang sahih dijelaskan bahwa jumlah Nabi dan Rasul yaitu 124. 313, dengan perincian jumlah Nabi ada 124.000 sedangkan jumlah Rasul ada 313. Dari sekian banyak jumlah Nabi dan Rasul yang wajib kita ketahui hanya 25 Nabi dan Rasul yakni dari Nabi Adam sampai yang terakhir Nabi Muhammad SAW. Meskipun demikian, kita tetap harus mengimani bahwa Nabi dan Rasul itu jumlahnya ada banyak didunia ini.

Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan Nabi dan Rasul yang wajib Anda ketahui :

1. Penyampaian wahyu Allah
Rasul dan Nabi memiliki perbedaan dalam penyampaian wahyu. Nabi diberikan wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri dan tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikannya kepada umatnya. Sedangkan Rasul mendapatkan wahyu dari Allah untuk dirinya sendiri dan wajib untuk menyampaikannya kepada umatnya. Oleh karena itu, hanya Rasul yang sering diketahui umatnya dibandingkan dengan Nabi.

2. Syariat yang di sampaikan
Syariat yang di sampaikan oleh Nabi dan Rasul berbeda. Rasul merupakan orang pilihan yang membawa syariat baru yang wajib di sampaikan pada umatnya. Sedangkan Nabi merupakan orang pilihan yang membawa dan mengamalkan syariat yang sudah ada sebelumnya.

3. Kaum yang didatangi
Kaum yang didatangi Nabi dan Rasul berbeda, Nabi diutus pada kaum yang sudah beriman kepada Allah sedangkan Rasul diutus oleh Allah untuk menyadarkan kaum yang belum beriman atau dengan kata lain yang masih kafir.

4. Kitab suci
Perbedaan antara Nabi dan Rasul yang selanjutnya merupakan kitab suci yang dimilikinya. Rasul mempunyai kitab suci sedangkan Nabi tidak seperti Rasul karena tidak mempunyai kitab suci.

5. Keselamatan yang diberikan Allah
Rasul Allah pasti diselamatkan oleh Allah dari percobaan pembunuhan yang dilakukan terhadapnya. Sedangkan Nabi tidak semuanya diselamatkan dari pembunuhan oleh umatnya.

Meskipun Nabi dan Rasul itu berbeda namun tetap memiliki sifat yang sama. Sifat Nabi dan Rasul ada yakni sidiq, amanah, tablig, dan fathanah. Sidiq memiliki arti benar yaitu Rasul dan Nabi semua ucapannya dan tindakannya benar. Amanah memiliki arti bisa dipercaya, para Nabi dan Rasul pasti seorang yang bisa dipercaya dalam menjalankan suatu perintah. Tablig artinya menyampaikan, Nabi dan Rasul diutus Allah di bumi ini untuk menyampaikan kebenaran berupa wahyu Allah. Sifat terakhir yaitu fathanah yang memiliki arti cerdas, pada Nabi dan Rasul pasti cerdas dalam segala hal. Sifat dan perbedaan Nabi dan Rasul ini wajib Anda ketahui.

Sekian informasi yang bisa disampaikan mengenai perbedaan nabi dan rasul dalam Islam. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih.

Share this: