Laman

Sabtu, 12 Desember 2015

Perbedaan Etika dan Etiket dalam Kehidupan

Perbedaan Etika dan Etiket - Etika dan etiket acap kali disamakan. Padahal sebenarnya keduanya berbeda. Lalu, apa perbedaan etika dan etiket? Sebelum membahasnya, mari pahami terlebih dulu pengertian masing-masing dari keduanya. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, makna kata etika ada beberapa, yakni ilmu yang membahas sesuatu yang dipandang baik dan buruk mengenai hak dan kewajiban, moral (akhlak) . Selain itu, etika juga diartikan berupa kumpulan nilai yang berkaitan dengan akhlak. Dan etika juga berarti membahas nilai baik atau buruk yang diakui oleh suatu kelompok masyarakat.

Sedangkan makna etiket dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Etiket dalam bahasa Belanda berarti secarik kertas yang ditempelkan pada kemasan barang-barang (dagang) yang bertuliskan nama, isi, dan sebagainya mengenai barang itu. Selain itu, Etiket dalam bahasa Perancis memiliki makna kebiasaan sopan santun atau tatakrama yang perlu selalu diperhatikan agar hubungan selalu baik.

Setelah mengetahui masing-masing makna kata “etika dan “etiket”, marilah pahami perbedaan etika dan etiket. Etika sendiri adalah aturan yang berasal dari dalam diri kita sendiri mengenai nilai yang dianggap baik atau buruk sehingga apabila diri sendiri yang melanggar, ia akan merasa bersalah. Maka orang yang beretika tidak bisa membohongi diri sendiri untuk selalu melakukan hal yang benar. Sedangkan secara keseluruhan, etiket sifatnya lebih dangkal, hanya hanya demi kebaikan hubungan dengan orang lain. Seseorang yang etiket melakukan hal yang baik hanya untuk menghargai orang lain, bukan karena memang dirinya menyadari hal yang seharusnya ia lakukan.

Setelah mengenal perbedaan keduanya secara keseluruhan, selanjutnya yaitu perbedaan etika dan etiket secara rinci :

1. Etiket relative dan etika absolut
  • Etiket - Bagi orang barat, memakai baju mini adalah suatu hal yang normal atau wajar dan tetap beretika karena itu adalah budaya mereka, aturan yang mereka legalkan. Sedangkan bagi orang timur hal itu dianggap tidak sopan dan tidak wajar serta dilarang. Berbeda dengan etika, contohnya larangan berzina, larangan mencuri adalah hal dasar yang disadari manusia dan sulit ditawar. Bisa dikatakan harga mati karena hampir semua orang pasti melarang perzinaan serta pencurian.
  • Aturan dalam etiket hanya berlaku dalam kalangan atau masyarakat tertentu dan waktu tertentu sedangkan etika lebih luas dan berlaku kapanpun. Etiket tidak berlaku ketika tidak ada saksi mata dan etiket berlaku ada atau tidaknya saksi mata.
  • Etiket - Seseorang harus menghadiri suatu acara pernikahan dengan dress code putih maka ia harus menggunakan baju putih agar dikatakan beretiket. Etika - memberikan tempat duduk kepada yang lebih tua ketika dalam kendaraan umum adalah hal yang wajib.
  • Etiket hanya melihat manusia secara lahir sedangkan etika memandangnya secara lahiriah dan batiniah. Contoh : Seorang polisi bertugas melayani masyarakat namun ternyata di balik semua sikapnya yang baik, ia ternyata polisi yang suka mabuk-mabukan. Berbeda dengan etika, seorang polisi yang baik pasti bisa melakukan tugasnya untuk melayani masyarakat dan ditunjang dengan perilaku keseharian yang baik pula.
Sekian yang bisa disampaikan mengenai perbedaan etiket dan etika. Semoga penjelasan tersebut bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda.Terima Kasih.

Share this: