Laman

Rabu, 09 Desember 2015

Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob Pada Makhluk Hidup

Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob - Pada makhluk hidup yang ada didunia memiliki dua cara respirasi yakni aerob dan anaerob. Dan apakah perbedaan respirasi aerob dan anaerob pada makhluk hidup tersebut? Respirasi sendiri merupakan suatu proses yang terjadi secara alami dalam tubuh yang berlangsung secara terus-terusan hingga makhluk tersebut mati. Respirasi ini merupakan suatu perpindahan energi dalam tubuh makhluk hidup yang akan menghasilkan suatu energi SET tinggi yang berasal dari suatu pemecahan senyawa. Selanjutnya energi yang dihasilkan dari proses respirasi ini akan digunakan makhluk untuk menjalankan beragam aktivitasnya sehari-hari.
perbedaan bakteri aerob dan anaerob,pengertian respirasi aerob,
Baca Juga : Perbedaan RNA dan DNA

Respirasi aerob sendiri merupakan suatu proses respirasi yang menggunakan zat utama berupa oksigen. Dalam tubuh oksigen ini akan diproses menjadi suatu zat bernama ATP yang akan membantu tubuh untuk melakukan beragam hal. Fungsi oksigen pada cara respirasi ini sangat penting tidak ada oksigen maka makhluk tersebut akan mati. Ada beberapa proses yang dilalui pada cara respirasi aerob. Cara pertama yaitu Glikolisis di mana oksigen nanti akan berubah menjadi asam pirivat. Lalu dilanjutkan dengan proses Siklus Krebs di mana asam Asetil akan dirubah dan akan menghasilkan senyawa asam sitrat. Barulah terakhir asam sitrat tersebut akan diproses kembali menjadi H2O dan juga zat ATP tersebut .

Sedangkan untuk respirasi anaerob merupakan suatu proses respirasi yang sekalipun tidak menggunakan oksigen. Dengan mengurai senyawa organik di bagian sitoplasma maka makhluk tersebut bisa hidup dengan baik dan juga memiliki cukup energi. Pada proses ini respirasi tidak bisa berlangsung sempurna seperti respirasi aerob. Hasil senyawa yang dihasilkan dari proses respirasi ini hanya berupa molekul turunan tingkat dua. Sehingga kualitas pernapasan atau respirasi ini kurang baik. Oleh karena itu, jenis respirasi ini paling banyak terjadi pada binatang mikro yang tidak kasat mata.

Berdasarkan beberapa penjelasan di atas, maka bisa diambil kesimpulan jika perbedaan respirasi aerob dan anaerob diawali dari senyawa yang digunakan dalam proses respirasi. Di mana dalam proses aerob ini menggunakan oksigen sedangkan anaerob tidak menggunakan oksigen. Proses respirasi dalam sistem aerob ini bertempat pada matriks mitokondria. Selain itu proses respirasi aerob juga lebih sempurna dengan menghasilkan 36 ATP. Dari pada anaerob yang hanya menghasilkan 2 ATP saja. Selain itu, proses pernapasan yang terjadi pada anaerob juga hanya dilakukan pada sitoplasma.

Dari keterangan di atas bisa dilihat jika perbedaan respirasi aerob dan anaerob sangat berbeda. Antara kedua hal tersebut memiliki cara berbeda dalam melakukan proses respirasinya. Selain itu makhluk yang respirasi aerob tidak bisa melakukan respirasi anaerob, begitupun sebaliknya. Hal tersebut disebabkan karena makhluk hidup hanya bisa melakukan satu proses pernapasan saja. Makhluk hidup yaitu ciptaan Allah yang terbaik bahkan secara detail dari pernapasan Allah bisa mengaturnya. Oleh karena itu, pernapasan merupakan hal penting yang harus selalu dijalani manusia. 

Sekian yang bisa disampaikan mengenai Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob semoga bisa bermanfaat  untuk Anda semua. Terima Kasih.

Share this: