Laman

Selasa, 15 Desember 2015

Yuk, Simak Perbedaan Batang Dikotil dan Monokotil Ini!

Perbedaan Batang Dikotil dan Monokotil - Pada kesempatan kali ini akan diberikan informasi mengenai perbedaan batang dikotil dan monokotil. Perbedaan batang dikotil dan monokotil sebenarnya mungkin sudah dibahas atau dipelajari saat SMP atau SMA. Akan tetapi, banyak orang yang masih belum mengerti perbedaan antara tumbuhan dikotil ataupun monokotil ini. Dari pengertiannya saja, kedua jenis tumbuhan ini memiliki perbedaan. Untuk lebih detilnya, Anda bisa melihat penjelasan pengertian dan ciri-ciri dari kedua macam tumbuhan ini :
1. Tumbuhan dikotil
Merupakan tumbuhan yang berbiji belah, bisa disebut juga tumbuhan berkeping dua. Dikotil memiliki sepasang daun lembaga ketika pada tahap biji. Adapun ciri-ciri dari tumbuhan dikotil secara khusus yaitu sebagai berikut :
  • Pola bentuk sumsumnya dan pola tulang daunnya menjari atau menyirip.
  • Akarnya berupa akar tunggang.
  • Tumbuhan dikotil tak memiliki tudung akar.
  • Memiliki jumlah keping berbiji 2.
  • Dikotil memiliki batang bercabang.
  • Berkas pengangkut bertipe kolateral terbuka.
  • Pembuluh pengangkutnya begitu teratur pada cincin atau lingkaran.
  • Jumlah dari kelopak bunga terdiri dari 2, 4, 5, atau berupa kelipatannya.
  • Memiliki 2 keping kotiledon.
Adapun contoh dari tumbuhan famili pada dikotil ini merupakan Euphorbiaceae (singkong, karet dan para), Moraceae (beringin, keluwih dan nangka), Papilionaceae (kacang panjang, kacang tanah, kacang hijau dan orok-orok), Caesalpiniceae (kembang merak dan asam), Mimosaceae (putri malu, petai dan petai cina), Malvaceae (waru, kapas dan kembang sepatu), Bombacaceae (randu dan durian), Rutaceae (jeruk gulung, jeruk nipis dan jeruk keprok), dan Myrtaceae (cengkeh, jambu biji dan kayu putih).

2. Tumbuhan Motokotil
Merupakan tumbuhan biji yang berkeping tunggal. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri yakni memiliki 1 daun lembaga dengan biji tunggal, daun berseling, tulang daun berbentuk pita dan sejajar, dan berakar serabut. Tumbuhan monokotil disebut juga sebagai takson untuk berbagai sistem dari klasifikasi tumbuhan dengan nama Liliopsoda, Liliidae dan Mnocotyledoneae. Kelompok kelas Monokotul sendiri sesuai analisis filogeni bersifat holofiletik dan monofiletik. Adapun contoh dari tumbuhan ini yaitu Liliaceae (lilia gereja dan kembang telang), Amaryllidaceae (sisal dan kantala), Poaceae (jagung, jawawut dan cantel), Zingiberaceae (laos, kunyit, jahe, dan kencur), Musaceae (pisang dan pisang manila), Aracaceae (kelapa sawit, aren, pinang dan kelapa), Orchidaceae (anggrek bulan) dan Araceae (sente, bentul dan talas). Adapun secara garis besarnya, contoh tumbuhan dari kelas monokotil ini mencakup suku padi-padian, anggrek-anggrekan, pinang-pinangan, bawang-bawangan, dan suku pisang-pisangan.

Berdasarkan penjelasan pengertian Monokotil dan Dikotil diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa perbedaan batang dikotil dan monokotil, yaitu pada tumbuhan monokotil bagian batang tak bercabang dengan pembuluh angkut yang tersebar serta tidak memiliki kambium vaskuler maka tidak bisa tumbuh membesar. Selain itu batang monokotil memiliki meristem interkalar, tidak memiliki jari-jari empulur dan juga tak bisa dibedakan antara empulur dan korteks. Sedangkan pada dikotil bagian batangnya bercabang, tidak memiliki meristem interkalar, pembuluh angkut teratur, memiliki kambium vaskuler dan bisa dibedakan antara empulur dan korteks.

Sekian informasi yang bisa disampaikan mengenai perbedaan batang dikotil dan monokotil sebagai bahan referensi Anda. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih.

Share this: